ISLAMISASI BUDAYA MORA’ PADA ETNIK LALAEYO DI KABUPATEN TOJO UNA-UNA

Authors

  • Ubaidillah Canu FAI Universitas Alkhairaat

Abstract

Islamisasi budaya pada komunitas etnik Lalaeyo merupakan kajian kebudayaan yang berfokus pada  konteks pergumulan budaya dengan Islam. Kontekstualisasi ajaran Islam dalam penetrasi budaya Mora’ pada etnik Lalaeyo di Kabupaten Tojo Una-una, merupakan fakta historis yang kontras terlihat sebagai upaya negosiasi Islam pada ruang kebudayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur atau kepustakaan, adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan menelusuri kajian-kajian tentang Islam dan kebudayaan. Berdasarkan hasil penelitian, menjelaskan bahwa a) budaya Mora’ merupakan prosesi pagelaran seni yang telah berlaku secara turun temurun sebagai kearifan lokal, b) Proses Islamisasi budaya Mora’ ditempuh melalui peran pendidikan Islam Alkhairaat yang dicetuskan oleh Sayyid Idrus Bin Salim Al-Jufri, c) proses islamisasi budaya Mora’ dari karakterisitiknya merupakan proses islamisasi yang bersifat akulturatif. Islamisasi ditempuh melalui internalisasi nilai-nilai ajaran Islam hanya pada tingkat struktural dan ideologi tanpa bermaksud meruntuhkan substansi kultural budaya Mora’ sebagai identitas pada ruang kebudayaannya.

Published

2024-09-18

How to Cite

Canu, U. (2024). ISLAMISASI BUDAYA MORA’ PADA ETNIK LALAEYO DI KABUPATEN TOJO UNA-UNA. Fastabiqulkhairaat, 5(2), 6–21. Retrieved from https://jurnalfastabiqulkhairaat.faiunisapalu.ac.id/index.php/jfk/article/view/32

Issue

Section

Artikel